Hal itu dilakukan ICONNET, layanan internet broadband dari PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, melalui partisipasinya dalam PLN Mobile Present Ardan SenjaSyahdu yang berlangsung di Secapa AD, Hergamanah, Bandung, pada tanggal 29 Agustus 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 23.00 WIB tersebut, ICONNET hadir melalui booth PLN Mobile.
Berbagai aktivitas interaktif disediakan untuk pengunjung, mulai dari photobooth hingga permainan yang memungkinkan masyarakat berinteraksi secara langsung dengan tim ICONNET.
Tidak berhenti pada aktivitas di booth, masyarakat yang melakukan pendaftaran layanan ICONNET selama kegiatan berlangsung juga mendapatkan kesempatan memperoleh layanan berlangganan gratis selama satu bulan serta merchandise menarik.
Kehadiran ICONNET di tengah kegiatan hiburan tersebut menjadi salah satu cara perusahaan memperkenalkan layanan internet dengan pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
Internet saat ini telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi hingga menikmati hiburan.
PLN Mobile Present Ardan SenjaSyahdu merupakan kolaborasi PLN Mobile dan Ardan Radio Bandung.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah musisi nasional serta berbagai aktivitas hiburan untuk masyarakat. Bagi ICONNET, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat terkait konektivitas.
Informasi dari pengguna dinilai penting untuk menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas layanan.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, Heni Utari Ambarwati, mengatakan bahwa keterlibatan ICONNET dalam kegiatan yang dekat dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.
“Bagi ICONNET, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya tentang memperkenalkan layanan, tetapi juga membangun kedekatan dan memahami kebutuhan konektivitas masyarakat secara langsung,” ujar Heni.
Menurut Heni, perkembangan aktivitas digital membuat kebutuhan terhadap koneksi internet semakin beragam. Karena itu, perusahaan perlu memahami pengalaman dan harapan masyarakat sebagai pengguna layanan.
“Melalui kegiatan seperti Ardan SenjaSyahdu, kami ingin menghadirkan pengalaman positif sekaligus menunjukkan bahwa ICONNET hadir untuk mendukung aktivitas digital masyarakat, baik untuk bekerja, belajar, berkomunikasi maupun menikmati hiburan,” katanya.
Ia menambahkan, komunikasi secara langsung memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.
Masukan tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas layanan sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
“Interaksi langsung seperti ini penting bagi kami karena dari masyarakat pula kami dapat mendengar kebutuhan, pengalaman, dan ekspektasi mereka terhadap layanan konektivitas,” ujar Heni.
ICONNET merupakan layanan internet broadband dari PLN Icon Plus, Subholding Beyond kWh PT PLN (Persero). PLN Icon Plus mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta solusi transisi energi.
Selain layanan konektivitas, PLN Icon Plus memiliki berbagai solusi teknologi, seperti jaringan serat optik end-to-end, layanan terkelola infrastruktur, pusat data, platform digital, dan managed service perangkat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan internet di Jawa Barat, kualitas layanan dan pengalaman pelanggan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, interaksi langsung dengan pengguna dapat menjadi salah satu sarana untuk mengetahui kebutuhan yang berkembang.
Melalui kehadiran di PLN Mobile Present Ardan SenjaSyahdu, ICONNET berupaya mempertemukan layanan teknologi dengan ruang interaksi masyarakat.
Perusahaan berharap pendekatan tersebut dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat Jawa Barat.
Ke depan, tantangan ICONNET tidak hanya menghadirkan akses internet, tetapi juga memastikan layanan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Kualitas jaringan, pelayanan, serta kemampuan mendengarkan pengguna menjadi faktor yang akan menentukan keberlanjutan hubungan antara layanan konektivitas dan masyarakat. (SEFTYAN)
