Daerah  

Keseruan Aneka Lomba HUT ke 81 Kemerdekaan RI di SPPG Pangauban Batujajar Makin Mempererat Kebersamaan dan Gotong Royong

Bandung Barat, Berita Jejak Fakta Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Senin 17 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Mitra SPPG Pangauban, Hendrik Irawan, bersama para staff, pekerja dapur, relawan, dan masyarakat mengikuti sejumlah kegiatan yang telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi upacara, senam bersama, hiburan organ dangdut, makan bersama, hingga berbagai perlombaan khas 17 Agustus. Sejumlah permainan seperti balap kelereng, pecah balon, dan panjat pinang dengan batang yang dibuat licin menggunakan oli turut menghadirkan keceriaan bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Pangauban, perangkat desa, ketua RT dan RW, serta para relawan SPPG Pangauban yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Hendrik semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat memiliki kaitan erat dengan nilai perjuangan para pendahulu bangsa.

“Semangat gotong royong yang ditunjukkan merupakan cerminan perjuangan para pahlawan yang dahulu dengan gagah berani mempertaruhkan jiwa, raga, dan tumpah darah demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Hendrik.

Selain berbicara mengenai persatuan, Hendrik juga menyoroti keberadaan SPPG sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Ia berharap pelayanan SPPG Pangauban dapat terus berkembang dengan dukungan mitra dan tim profesional, sekaligus memberikan pelayanan yang memperhatikan aspek kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, dan kebutuhan gizi.

Hal tersebut sejalan dengan visi Yayasan Azura Berkah Rezeki yang menempatkan pemenuhan gizi sebagai salah satu bagian penting dalam membangun generasi sehat dan cerdas. Ada empat prinsip yang ditekankan, yakni pemenuhan gizi untuk generasi sehat dan cerdas, makanan bergizi untuk kebutuhan hari ini dan masa depan, penyediaan makanan yang aman dan bersih sesuai standar gizi nasional, serta dukungan terhadap cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Bersama mewujudkan generasi Indonesia kuat,” kata Hendrik.

Di tengah rangkaian kegiatan, terdapat pula prosesi pemotongan tumpeng. Hendrik memberikan suapan pertama kepada ibunya sebagai bentuk penghormatan dan rasa bakti kepada orang tua atas dukungan yang diberikan dalam perjalanan hidupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai hiburan dan perlombaan. Para pekerja dapur dan masyarakat berbaur dalam suasana yang lebih santai setelah mengikuti rangkaian kegiatan utama.

Bagi lingkungan SPPG Pangauban, peringatan HUT ke-81 RI tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pengelola layanan, pekerja, relawan, dan masyarakat.

Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sehari-hari dalam bentuk perayaan, tetapi diterjemahkan melalui pekerjaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam konteks pelayanan pemenuhan gizi, tanggung jawab tersebut mencakup pengelolaan makanan secara aman, menjaga kebersihan lingkungan dapur, memperhatikan kecukupan gizi, serta menjalankan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hendrik juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Ia berharap kerja sama berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan manusia Indonesia.

Pada akhirnya, kegiatan di SPPG Pangauban memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya pemenuhan gizi.

Kemeriahan perlombaan dan kebersamaan warga menjadi bagian dari perayaan. Namun, nilai yang lebih penting adalah bagaimana semangat gotong royong tersebut diteruskan dalam bentuk kerja nyata dan pelayanan yang konsisten.

Dengan demikian, pesan kemerdekaan di lingkungan SPPG Pangauban tidak berhenti pada perayaan satu hari. Semangat tersebut diharapkan terus hidup melalui kepedulian terhadap masyarakat dan upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki daya saing menuju Indonesia Emas 2045. (SEFTYAN) 

Exit mobile version