Daerah  

Pemkab Bandung Barat Terapkan Manajemen Talenta ASN dalam Pengisian 11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Bandung Barat, Berita Jejak Fakta – Pemerintah Kabupaten Bandung Baratย  menerapkan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) dalam pengisian 11 jabatan pimpinan tinggi pratama melalui mekanisme yang menempatkan kompetensi dan kinerja sebagai bagian penting dalam pemetaan ASN, Jumat (11/9/2026).

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, penerapan manajemen talenta tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun tata kelola pemerintahan yang lebih objektif, profesional, dan berbasis kinerja.

“Untuk pertama kalinya, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui Manajemen Talenta ASN sampai pada tahap pengangkatan dan pelantikan,” ujar Jeje dalam sambutannya.

Sebelas pejabat yang dilantik antara lain R. Eriska Hendrayana sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dr. Moch Lukmanul Hakim sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Anni Roslianti sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Rega Wiguna sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kemudian Imam Santoso Mulyo Raharjo dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Heru Budi Purnomo sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Tony Prihantoro sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, dan Rina Marlina sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Tiga jabatan lainnya ditempati Yoga Rukma Gandara sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dr. Lia Nurliana sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Dr. Yunita Nur Fadilla sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Jeje mengatakan proses pengisian jabatan telah dilakukan sesuai ketentuan dengan pendampingan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga telah memperoleh persetujuan penerapan manajemen talenta dan rekomendasi BKN berkaitan dengan mutasi serta promosi pejabat pimpinan tinggi pratama.

Dalam sistem tersebut, pemetaan ASN dilakukan berdasarkan potensi dan kinerja. Data itu kemudian menjadi dasar dalam menentukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan jabatan tertentu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir mengatakan, penerapan manajemen talenta membuat proses pengisian jabatan tidak lagi menggunakan panitia seleksi seperti mekanisme sebelumnya.

Pemerintah daerah menggunakan komite talenta dengan dukungan data dalam sistem manajemen talenta.

“Potensi dan kinerja itu kan sudah ada di dalam SIMATA, sistem manajemen talenta. Jadi kita tinggal menyampaikan di dalam sistem itu kebutuhan untuk pengisian jabatan A, B, C, D. Talent-talentnya sudah ada di box,” kata Ade.

Menurut Ade, mekanisme tersebut membuat proses pemetaan kandidat lebih terukur karena kompetensi dan kinerja telah tercatat dalam sistem. Untuk kebutuhan promosi, kandidat berasal dari kelompok talenta yang telah masuk dalam pemetaan sesuai ketentuan.

Meski 11 jabatan telah terisi, masih terdapat sejumlah posisi yang kosong. Jabatan Inspektur masih membutuhkan koordinasi dan persetujuan pemerintah provinsi. Sementara jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga juga belum terisi setelah pejabat sebelumnya dimutasi.

Ade mengatakan pengisian jabatan yang masih kosong akan dilakukan setelah seluruh persyaratan dan persetujuan yang diperlukan terpenuhi. Pemerintah daerah juga menyiapkan pengisian jabatan administrator atau eselon III dalam waktu dekat.

Sementara itu, Jeje meminta para pejabat yang baru dilantik segera memahami persoalan di perangkat daerah masing-masing. Ia menegaskan, keberhasilan pejabat tidak berhenti pada hasil pemetaan atau uji kompetensi, tetapi harus terlihat melalui kinerja setelah menjalankan tugas.

“Jangan terlalu lama beradaptasi. Segera berbenah dan segera bekerja. Kinerja Saudara akan saya evaluasi secara berkala,” ujar Jeje.

Ia juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga integritas, menjalankan amanah, dan memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, penerapan manajemen talenta diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur jabatan, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Bandung Barat.(SEFTYAN)ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *