Kab Bekasi, Berita Jejak Fakta โ Musim kemarau panjang menyebabkan ribuan hektar sawah di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan. Ratusan petani di wilayah utara dan timur terancam gagal panen pada September 2026 ini.
Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi menyebutkan sekitar 1.354 hektare lahan pertanian yang tersebar di 41 desa dari 15 kecamatan mengalami kekeringan akibat berkurangnya pasokan air untuk mengairi sawah, sehingga pemerintah setempat akan menambah pompa air di sejumlah wilayah untuk mencegah kekeringan semakin meluas.
Wilayah paling parah berada di Kecamatan Cabangbungin, Babelan, dan Tambelang.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Suwanto, membenarkan kondisi tersebut.
โSumber air dari Kali Bekasi dan irigasi mengalami penyusutan drastis. Debit air tidak cukup untuk mengairi sawah,โ ujarnya saat meninjau lahan di Desa Lenggahjaya, Cabangbungin, Senin 7 September 2026.`
Salah satu petani, Karso, mengaku sudah 2 bulan tidak bisa mengairi sawahnya. Padi yang ditanam berusia 40 hari kini menguning dan mati.
โIni gagal panen Pak. Biasanya dapat 6 ton, sekarang paling 1 ton juga enggak. Mau makan apa kami,โ katanya dengan nada kecewa.
Untuk mengatasi dampak kekeringan, Pemkab Bekasi bersama BPBD mulai menyalurkan bantuan air bersih dan pompa air portabel ke desa-desa terdampak.
Selain itu, pemerintah juga mengusulkan bantuan asuransi pertanian ke Kementerian Pertanian.
BMKG memprediksi musim kemarau di Bekasi masih akan berlangsung hingga Oktober 2026. Warga diimbau menghemat penggunaan air dan petani diminta menunda tanam padi hingga hujan tiba.(Red)ย
ย
ย
