Bandung Barat, Berita Jejak Fakta -Momentum menjelang hari Raya Idul-Fitri Setiap tahunnya Pemerintah Daerah Pemkab Bandung Barat (KBB), kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui program mudik gratis.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Barat pada pelaksanaan tahun ini, jumlah Armada yang disiapkan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jeje Ritchie Ismail Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengungkapkan bahwa penambahan armada dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis ‘Rabu (18/03/2026).
Jeje Ritchie mengatakan pada tahun lalu Pemkab Bandung Barat menyediakan dua armada, sementara tahun ini bertambah menjadi tiga armada.
Ia menjelaskan di momentum Hari Raya Idul-Fitri” 1447 Hijriah”tahun 2026 Masehi, total pemudik yang difasilitasi dalam program pelepasan mudik gratis ini i mencapai sekitar 150 orang.
“Adapun tujuan perjalanan difokuskan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa, yakni Solo dan Yogyakarta, yang selama ini menjadi destinasi utama para pemudik asal Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.
Tidak hanya menyediakan sarana transportasi, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga memberikan fasilitas tambahan berupa konsumsi bagi para peserta selama perjalanan. Hal ini dilakukan guna memastikan kenyamanan pemudik hingga tiba di kampung halaman.
Menurut Jeje, program mudik gratis merupakan agenda tahunan yang tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik.
“Program ini adalah tradisi tahunan. Kita ingin meringankan beban masyarakat, sekaligus membantu mengurangi kemacetan di jalan raya,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut. Seluruh armada yang digunakan telah dipastikan dalam kondisi layak jalan, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik, termasuk keluarga yang turut serta.
“Kita siapkan armada yang aman, nyaman, dan layak, agar masyarakat bisa mudik dengan tenang bersama keluarga,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga membuka peluang untuk memperluas cakupan program ini di masa mendatang, baik dari sisi jumlah armada maupun frekuensi pemberangkatan. Evaluasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Ke depan, Insyaallah akan kita perbanyak lagi. Kalau memungkinkan, bisa sampai tiga kali pemberangkatan agar lebih banyak warga yang terlayani.
Meski demikian, untuk arus balik atau kepulangan, peserta diimbau untuk mengatur perjalanan secara mandiri. Hal ini menjadi bagian dari mekanisme yang saat ini diterapkan dalam program mudik gratis tersebut.
Jeje berharap, program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, terutama dalam mendukung kelancaran tradisi mudik yang setiap tahun dinantikan.
“Harapannya, kita bisa terus membantu masyarakat, meringankan beban mereka, dan memastikan perjalanan mudik berjalan lancar, aman, serta nyaman sampai tujuan kampung halaman merayakan Hari Raya Idul-Fitri .”Pungkasnya. (Septian)












