Kota Bekasi, Berita Jejak Fakta – Aura kebahagiaan menyelimuti Kampung Kedungringin, Desa Sukaringin, Selasa (17/03/2026) sore, keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) Ranting Desa Sukaringin menggelar acara santunan anak yatim dan buka puasa bersama.
Bertempat di Kantor Pemuda Pancasila sekaligus kediaman Bapak Ramin Sanjaya, suasana bahagia dan keberkahan menyelimuti keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) Ranting Desa Sukaringin dan 50 anak yatim.
Senyum bahagia terpancar dari wajah mereka saat menerima santunan di bulan suci Ramadhan yang sudah mendekati hari raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Acara ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh pemuda, dan jajaran anggota Pemuda Pancasila yang solid mendukung kegiatan sosial ini.
Ustadz Faizal, dalam kesannya, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
“Di bulan Ramadhan yang suci dan barokah ini, semoga Bapak Ramin Sanjaya beserta seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila Desa Sukaringin senantiasa dilimpahi berkah dan rahmat Allah SWT,” ujarnya.
Solidaritas Tanpa Batas
Ketua Ramin Sanjaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggotanya yang telah bekerja keras dan menjaga kekompakan.
Nama-nama seperti Hendrik badong,Kajon, Dikol, Bogel, Agus Gunawan, Andika, Agus, Kobak, Marsidi, Karja, Paizal, Akim, Toge (Ayah Caca), serta barisan Srikandi seperti Ropinah, Iis Fariska, Nosih, Dian, dan Lastri turut hadir mengawal acara hingga selesai.

“Terima kasih teman-teman dan sahabat semua yang selalu kompak dan solid. Kegiatan santunan ini sudah sering kita jalankan di setiap bulan Ramadhan. Menjelang Idul Fitri ini, saya berharap kita semua diberikan kesehatan dan terus mendukung satu sama lain. Kekompakan ini adalah kekuatan kita,” ujar Ramin Sanjaya dengan penuh haru.
Harapan di Penghujung Ramadhan
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dengan penuh kekeluargaan. Melalui momentum ini, segenap keluarga besar Pemuda Pancasila Desa Sukaringin juga menyampaikan ucapan.
“Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, semoga ibadah kita diterima Lillahita’ala. Aamiin, “tutupnya. (HB)












