Kab Bekasi,Berita Jejak Fakta -KBIHU WAC (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh Wafizs Al-Amin Center sukses menggelar manasik haji praktek 1447H/2026 yang sebelumnya beberapa hari lalu telah sukses melaksanakan manasik haji teori di tempat yang sama di Masjid Baitul Musthofa di Kawasan Industri MM2100, Cibitung Kabupaten Bekasi, Ahad (1/03/2026).
Rangkaian acara manasik haji praktek dimulai selepas sholat Ashar dan dilanjutkan dengan tausiah serta buka puasa bersama (ifthor Jama’i), lalu dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah dengan 26 calon jamaah haji dan pengurus KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) dengan khusyuk.
Menurut Ketua KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) Ustadzah Hj.Uswatun Hasanah, S.Pd.I manasik haji merupakan serangkaian ritual dan kegiatan yang dilakukan oleh jemaah haji sebagai persiapan dan simulasi sebelum pelaksanaan ibadah haji di Mekkah dan pelaksanaan praktek ini dipegang langsung oleh Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center, KH. Nur Anwar Amin,Lc .
Manasik praktek ini dilaksanakan dengan simulasi waktu dimulai pada tanggal 08 Dzulhijjah saat diangkut menuju Arofah, lalu mabit di Muzdalifah dan melontar jumroh selama hari-hari tasyriq lanjut thowaf ifadhoh sebagai tanda selesai rangkian ibadah haji.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini sukses dan berjalan lancar dan para calon jamaah pun berhasil melaksanakan rangkaian manasik sampai selesai tanpa ada kendala apapun serta jamaah juga bahagia, seru, fun, penuh dengan kekeluargaan meskipun dalam kondisi berpuasa, rasa lapar dan dahaga hilang dengan khusyu’nya meraka mengikuti praktek ini, dan diharapkan jamaah bisa menyerap ilmu yang diajarkan oleh ketua Yayasan WAC,”ucap Ustadzah Uswatun Hasanah.
Tujuan dari manasik haji praktek bini, kata Ustadzah Uswatun Hasanah untuk membekali para calon jamaah haji dengan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.
“Dimulai dari pembekalan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, simulasi pelaksanaan ritual haji seperti thawaf, sa’i, wukuf dan lain-lain, ” jelasnya.
Ia pun mengingatkan kepada seluruh calon jamaah haji nantinya di tanah suci Mekkah yang dijadwalkan berangkat dari tanah air 16 Mei 2026, untuk mamatuhi semua aturan pelaksaanan haji dan terutama menjaga kesehatan jasmani dan rohani dimulai sekarang sebelum berangkat haji.
“Karena ibadah haji merupakan ibadah fisik yang tergolong ketat dengan durasi waktu perjalanan selama 40 hari, terutama cuaca panas di Mekkah nanti manjadi ujian kesehatan bagi jamaah yang lansia untuk menjaga pola makan dan olahraga ringan dari sekarang, serta selalu berdoa memohon perlindungan Allah Subhanahuwataala agar dikuatkan jiwa dan raganya dalam menjalankan ibadah haji nanti, ” ungkapnya.
Sepanjang waktu di tanah suci nanti, Ustadzah Uswatun Hasanah meminta agar jamaah memanfaatkan waktu ibadah haji semaksimal mungkin dengan dzikir dan doa terbaiknya, dengan ikhlas serta berserah diri menjalankan perintah agama semata karena Lillahi Ta’ala.
Sementara usai membimbing manasik praktek, KH. Nur Anwar Amin,Lc yang biasa akrab disapa Ustadz Adjie Nung (UAN) menjelaskan bahwa manasik haji adalah pembinaan mental dan spiritual untuk meningkatkan keimanan dan kesabaran serta mempersiapkan fisik dan kesehatan untuk menghadapi perjalanan haji.
Ustadz Adjie Nung (UAN) yang nantinya langsung menjadi pembimbing dan pendamping para calon jamaah di tanah suci mengatakan kegiatan manasik praktek haji wajib diikuti para jamaah tujuannya adalah untuk membekali jamaah haji dengan pengetahuan dan pemahaman yang matang tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang tepat dan benar sesuai dengan sunah Rasulullah SAW.
Beliau langsung yang membimbing dan mendampingi jamaah sejak dari tanah air dengan 13 kali manasik teori dan 2 kali manasik praktek sampai ke tanah suci dengan pendampingan yang terus menerus baik di mulai saat keberangkatan dari Yayasan Wafizs Al-Amin Center, di Asrama Haji Kertajati Indramayu, di pesawat selama perjalanan, sampai di Kota Makkah.
Dengan pengalaman bimbingan ibadah umrohnya sebanyak 7 kali umroh, bahkan pendampingan dan pembimbingan dilanjutkan saat di ARMUZNA sebagai ritual inti ibadah haji, lalu selama di Kota Madinah dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan sampai kembali lagi ke kampung halaman.

Disela-sela memandu jamaah praktek, Ustadz Adjie Nung (UAN) menjelaskan bahwa kesulitan ibadah haji itu tantangan terberatnya saat berada di ARMUZNA selama 5-6 hari butuh persiapan matang, kesehatan yang prima, mental yang kuat, sabar sebanyak-banyaknya agar tidak cepat emosional, tidak berbuat rofast, fusuq dan jidal.
Makanya beliau berpesan, ibadah haji itu dibawa fun aja, bikin bahagia, sering-sering bantu orang dan semua perjuangan itu dilihat Allah SWT.
Dan pastinya Ustadz Adjie Nung atau UAN selaku pembimbing terus mendampingi jamaahnya baik yang sehat, terutama lagi yang sakit agar tiap hari makan 4 sehat 5 sempurna karena Kementrian Haji sudah menyiapkan menu-menu makanan yang sudah terpenuhi gizi dan proteinnya.
Tugas jamaah gaji untuk mengkonsumsinya sesuai dengan jam makannya, minum air putih yang banyak, buah-buah dan vitamin agar badan terus tetap fit dan prima.
UAN juga selalu mengingatkan pada setiap jamaah jangan sampai tidak mengenakan id card setiap hari terutama saat keluar hotel agar meminimalkan resiko tersesat atau keder.
Kalau pun itu terjadi, segera minta tolong terhadap sesama jamaah Indonesia untuk dihubungi no WA pembimbing dan jangan keluar hotel sendiri terutama jamaah wanita dan lansia, usahakan selalu berombongan agar tidak terjadi yang tidak diinginkan.
UAN yang sudah sangat berpengalaman mendampingi jamaah haji dan umroh sejak tahun 2006 sampai sekarang, pastinya sudah sangat tahu apa yang harus dilakukan dan diprioritaskan saat mendampingi jamaah yang berbeda-beda karakter, suku, adat dan kebiasaanya.
Karenanya di KBIHU WAC itu memiliki tagline“Nyaman, Dilayani dan Pembimbing Profesional. Berbagi Cahaya Diatas Cahaya, Lagi dan lagi Berkali-kali”
Harapannya selesai berangkat haji mereka ingin berangkat kembali untuk berumroh atau anak keterunan mereka ingin haji dan umroh, pilihannya hanya satu yaitu KBIHU WAC.
Usai manasik praktek, sambil menunggu adzan maghrib yang masih 1 jam lebih Ustadz Adjie Nung (UAN) mengajak jamaah untuk melakukan senam sehat, terutama treatmen bagi para pejuang penderita Diabetes yang tak kunjung turun kadar gulanya.
Senam ini dipandu langsung oleh Ustadz Adjie Nung (UAN) selama kurang lebih 15 menit, senamnya hanya butuh durasi 5 menit tapi bisa bikin keluar keringat yang mampu membakar kalori.
Khusus bagi pejuang melawan diabetes, lakukan senam ini setiap setelah makan hanya 5 menit saja, itu sudah sebanding dengan berjalan kaki 30 menit.
Sehat itu penting, sehat itu mahal, sehat itu bisa bikin ibadah sempurna, sehat itu bisa bantu orang lebih bermanfaat.
Acara lalu lanjut dengan pembacaan yasin, dzikir tahlil tahmid dan tausiah menjelang berbuka puasa.
Sementara calon jamaah haji bernama Mak Rindit (82) merasa bersyukur tahun ini bisa berangkat haji ke tanah suci meskipun usianya sudah lanjut usia.
Oleh sebab itulah Mak Rindit memilih bimbingan ibadahnya yang paling tepat bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) yang pembimbingnya sudah berpengalaman, punya jiwa melayani, profesional dan tidak berjarak antara jamaah dengan pembimbingnya sudah seperti anak sendiri yang membuat Mak Rindit terasa nyaman.
Mak Rindit yang merupakan seorang janda dari Kampung Muara Bakti mengaku bahagia lantaran jerih payahnya sebagai penjual sayuran di desanya sedikit demi sedikit di tabung untuk bisa berangkat haji bersama rombongan KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC).
“Alhamdulillah emak bisa keturutan berangkat haji, doain ya emak sehat dan bisa berangkat haji bareng rombongan sampai pulang selamat sehat walafiat, semua teman-teman seberangkatan di KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) enak semua, ramah dan selalu menolong emak, emak juga berdoa seluruh keturunan emak biar merasakan ibadah di tanah suci baik haji atau umroh, pastinya bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC),” ucap Emak.
Begitu juga Engkong Yamin dan Mak Sa’ami, pasangan suami istri yang sudah sangat lansia tetap semangat mengikuti manasik haji meskipun Engkong Yamin harus menggunakan kursi roda dan butuh pendampingan khusus.
” Yang mahal itu adalah ‘semangat’ karena semangat itu Ruh, engkong Yamin memiliki semangat yang luar biasa agar bisa berangkat haji tahun ini, tidak pernah lelah selalu ikut manasik baik teori dan praktek, itu sebagai bukti besar bahwa engkong Yamin dan istri memiliki semangat yang sangat tinggi, semangatnya juga dimotivasi oleh para putra putrinya yang selalu sabar, ulet dan kompak mendampinginya selama proses manasik berjalan,” ungkap Ustadz Adjie Nung.
Mak Sa’ami juga berpesan pada anak-anaknya agar segera mendaftar haji atau umroh mumpung masih usia muda, tenaga masih kuat agar semua rangkaian kegiatan haji bisa dilakukan sendiri tanpa harus didampingi orang lain.
“Jangan lupa kalau daftar haji dan umroh di KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) aja, emak yang udah ngrasain pelayanannya,” ucap Emak.
Mereka para jamaah haji KBIHU Wafizs Al-Amin Center (KBIHU WAC) dalam doanya berharap semua jamaah diberikan kesehatan jasmani dan rohani yang prima sampai keberangkatannya kelak ke tanah suci Mekkah.
Ustadz Adjie Nung (UAN) mendoakan agar para jamaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan lebih lancar, khusyuk, dan diterima oleh Allah SWT sebagai haji mabrur.
” Semoga para calon jamaah haji dengan mengikuti praktek manasik haji mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, menghapus dosa-dosa, mendapatkan pahala yang besar, lebih sabar dan tabah saat menghadapi ujian ketika nanti ibadah haji di tanah suci, ” jelasnya.
Seperti kita ketahui, Yayasan Wafizs Al-Amin Center menawarkan program haji dan umroh dengan beberapa kelebihan, seperti :
– Bimbingan manasik haji dan umroh yang komprehensif & profesional
– Pendampingan oleh ustadz dan ustadzah yang berpengalaman
– Biaya yang kompetitif dan terjangkau
– Kesempatan untuk meningkatkan spiritualitas dan keimanan
Jangan Lupa selalu follow media sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center :
@TikTok : kbihu_wac
@Facebook : wafizs al-amin centre
@Youtube : wafizscenter
@Instagram : kbihu wafizs al-amin center, WA : 08161191890
Alamat kantor KBIHU WAC :
Jl. Gudang bin Ali no.73 Ujungharapan Rt.05/06 Kel. Bahagia Kec. Babelan Kab. Bekasi Jawa Barat. 17612.(SF)













