Kab Bekasi, Berita Jejak Fakta– Setelah lima hari dikepung banjir sejak Sabtu pekan lalu, kondisi genangan air di Desa Pantai Harapan Jaya (PHJ), Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, dilaporkan mulai berangsur surut pada Kamis sore (15/01/2026).
Meski debit air menurun, dampak banjir kali ini cukup meluas, mencakup 21 RT di wilayah tersebut. Pihak pemerintah desa bersama unsur pengamanan terus bersiaga memantau kondisi warga di titik-titik terdampak.
Update Kondisi Lapangan dan Imbauan Keamanan
Kaur Trantib Desa Pantai Harapan Jaya (PHJ) Cecep, menjelaskan bahwa banjir yang melanda sejak Sabtu mulai menunjukkan tren penurunan pada hari ke lima ini.
Ketinggian air di dalam rumah warga yang sebelumnya mencapai 15 cm, kini tersisa sekitar 5 cm. Namun, di akses jalan utama (Jalan PHJ), ketinggian air masih berkisar antara 30 cm hingga 40 cm.
“Alhamdulillah hari ini sudah mulai surut. Total ada 21 RT yang terdampak. Sejak awal, kami dari pihak desa sudah memberikan imbauan tegas kepada warga untuk tetap waspada, terutama terhadap ancaman binatang berbisa seperti ular yang kerap muncul saat musim hujan dan banjir seperti sekarang,” ujar Cecep saat ditemui di lokasi.
Pendidikan Terganggu, Sekolah Terpaksa Diliburkan
Pantauan awak media di lapangan menunjukkan aktivitas pendidikan di wilayah PHJ mengalami gangguan serius. Akibat akses jalan dan bangunan sekolah yang terendam air, sebagian besar sekolah terpaksa meliburkan siswanya.

Sementara beberapa lainnya tetap mencoba beraktivitas dengan keterbatasan.
Anak-anak sekolah sangat terganggu. Sebagian sekolah terpaksa libur total karena aktivitas belajar mengajar tidak memungkinkan akibat terendam air.
Harapan Warga akan Bantuan Sosial
Kekecewaan dan harapan juga disampaikan oleh warga terdampak, salah satunya Karniti, warga di lingkungan RT Suryadi. Ia mengungkapkan bahwa meskipun air mulai surut, warga sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.
“Kami berharap di musim banjir ini ada bantuan sosial (Bansos) atau bantuan lainnya yang masuk. Kondisi jalan masih tinggi airnya, aktivitas sulit, jadi kami sangat butuh perhatian pemerintah,” ungkap Karniti.
Sinergi petugas gabungan di lokasi
hingga kamis sore, 15 Jan 2026 yang terdiri dari Babinsa, Kaur Desa, Linmas, dan warga setempat tetap bahu-membahu bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan mendata kebutuhan mendesak masyarakat.
Kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama mengingat curah hujan yang masih fluktuatif di wilayah utara Bekasi tersebut di Desa Pantai Harapanjaya, Kecamatan Muaragembong.(HB)












