Kab Bekasi, Berita Jejak Fakta –Luapan Sungai Kali Ulu akibat tingginya curah hujan merendam permukiman warga di Kampung Kali Ulu, RT 003 RW 001, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/1/2026).
Banjir melanda dua desa, yakni Desa Tanjung Sari dan Desa Karang Raharja. Warga menyebut banjir kali ini dipicu luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah hulu, menyusul hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
Monitoring yang dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB mencatat ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.
Air setinggi sekitar 1 meter masuk ke dalam rumah warga, sementara di halaman rumah ketinggian air berkisar antara 1 hingga 1,5 meter.
“Dari kemarin sore hujan deras. Ini dari luapan kali, kalau di sini disebut Kali Cimulu, tetapi kemungkinan air kiriman. Kedalaman air di dalam rumah sampai dua meter,” ujar salah satu warga terdampak banjir, Suryani (39), Minggu (18/1/2026).
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 83 kepala keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa terdampak banjir, dengan total 99 unit rumah terendam. Dari jumlah tersebut, 70 KK terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi yang dinilai aman.
Adapun lokasi pengungsian sementara berada di Rumah Duka Karang Indah, Jalan Gatot Subroto RT 002 RW 001 Kampung Kali Ulu, serta di rumah-rumah warga yang tidak terdampak banjir.
“Dua desa yang terdampak, Karang Raharja dan Tanjung Sari. Di satu RT di Tanjung Sari saja ada sekitar 170 kepala keluarga. Warga sekarang mengungsi ke rumah warga yang posisinya lebih tinggi dan sebagian sudah dievakuasi,” kata Amin (47), warga setempat lainnya.
Camat Cikarang Utara Enop Can yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi sejak malam hingga pagi hari, sehingga menyebabkan Sungai Kali Ulu meluap ke permukiman warga.
Sementara itu, Danramil 07/Cikarang Mayor Cke Daya Bakir membenarkan kejadian banjir tersebut dan menyampaikan bahwa pihak TNI bersama unsur terkait terus bersiaga membantu warga terdampak.
Sebagai langkah penanganan, Camat Cikarang Utara, Danramil 07/Cikarang, serta BPBD Kabupaten Bekasi telah mendirikan tenda pengungsian di Jalan Anggrek RT 002 RW 001 Kampung Kali Ulu, Desa Karangraharja.
Petugas gabungan juga menghimbau warga agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca masih gerimis dan berpotensi menambah debit air sungai.
Selain itu, Babinsa bersama BPBD Kabupaten Bekasi dan PMI Kabupaten Bekasi terus melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di dalam rumah serta memantau perkembangan ketinggian air secara berkala.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.
Aparat dan relawan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
(/beritasatu/Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)












