Kota Bekasi, Berita Jejak Fakta – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar oleh Seksi Rohis RW 13 di lapangan tenis Perumahan Galaksi RW 13, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Rabu, 27 Mei 2026.
Bertindak sebagai imam dan khatib, Al-Ustadz Abu Unais Ali Subana Hafizhahullah menyampaikan khutbah yang sarat makna tentang nilai pengorbanan, empati sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dalam khutbahnya, beliau mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Adha merupakan momentum spiritual yang sangat besar bagi umat Islam. Pada saat kaum muslimin di tanah suci telah menyelesaikan wukuf di Arafah dan bermalam di Muzdalifah, umat Islam di berbagai penjuru dunia juga dianjurkan memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
“Hari Arafah dan Idul Adha mengajarkan kita tentang pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Orang yang berpuasa Arafah akan diampuni dosa-dosanya selama setahun yang lalu. Begitu besar rahmat Allah kepada hamba-Nya,” ujar beliau di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan, makna Idul Adha tidak hanya sebatas penyembelihan hewan kurban, tetapi juga melatih jiwa sosial dan empati terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang jarang menikmati hidangan daging dalam kehidupan sehari-hari.
“Berkurban adalah bentuk kepedulian sosial. Rasulullah SAW memberikan teladan luar biasa dalam berbagi. Orang yang diberi kelapangan rezeki hendaknya memiliki empati terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya,” tuturnya.
Dalam khutbah tersebut, Ustadz Abu Unais juga mengaitkan nilai kurban dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Menurutnya, semangat berkorban harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap kebersihan, keamanan, dan kepentingan bersama.
“Jangan sampai muncul perselisihan hanya karena enggan membayar iuran kebersihan atau keamanan lingkungan. Seorang muslim harus memiliki jiwa gotong royong dan rela membantu lingkungan dengan harta, tenaga, maupun pikirannya,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Idul Adha RW 13, Kosasih, menyampaikan laporan penerimaan hewan kurban dari sejumlah masjid di lingkungan Perumahan Galaksi RW 13.
Masjid Al-Muhajirin menerima 6 ekor sapi dan 25 ekor kambing, Masjid Al-Ikhlas menerima 12 ekor sapi dan 35 ekor kambing, Masjid Muhammad Romadhon menerima 1 ekor sapi dan 10 ekor kambing, sedangkan Masjid At-Taqwa menerima 7 ekor sapi dan 24 ekor kambing.
“Total hewan kurban yang diterima tahun ini mencapai 26 ekor sapi dan 94 ekor kambing. Insya Allah jumlah tersebut dapat memenuhi kebutuhan warga RW 13. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh DKM agar pendistribusian daging kurban berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran,” tegas Kosasih.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat Perumahan Galaksi RW 13.(AK).
