Kota Bekasi, Berita Jejak Fakta – Seorang ibu rumah tangga berinisial EV pingsan usai dilempar pot bunga oleh dua laki laki yang merupakan tetangganya sendiri sampai masuk rumah sakit dan berujung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan sebenarnya sudah kerap dialami korban EV dan keluarganya dan puncaknya terjadi saat dirinya dihajar pot bunga hanya karena permasalahan sepele.
Korban yang merupakan warga Jatirasa Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi sampai saat ini masih dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Sementara dua pria berinisial MS dan H dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota oleh suami korban Puguh Hendarto,usai diduga melakukanpenganiayaan dan pengeroyokan terhadap EV.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang diterima media, peristiwa itu terjadi di Jl.Bali no 14. RT07/06 kelurahan Jatirasa kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Selasa malam, 6 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
Akibat lemparan benda keras itu, korban mengalami luka memar dan benjol di bagian dahi. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut.
“Saya sempat pingsan setelah dilempar pot yang mengenai jidat saya, “ujar korban saat ditemui di RSUD Kota Bekasi pada Sabtu (9/5/2026) sore.
Kronologisnya terjadi saat korban datang untuk mengambil barang miliknya yang ada di rumah tetangga tersebut. Namun situasi mendadak memanas setelah terjadi cekcok antara korban dan terlapor.
Dalam laporan polisi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban sebelum akhirnya melempar pot bunga ke arah korban.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap perempuan yang dipicu konflik lingkungan dan persoalan pribadi. Ironisnya, aksi kekerasan justru diduga dilakukan oleh orang yang tinggal berdekatan dengan korban.
Hingga kini, pihak Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan pendalaman terkait laporan tersebut. Polisi juga disebut telah menerima keterangan awal dari pelapor guna proses penyelidikan lebih lanjut. (SF)
