Daerah  

SPPG Pangauban Batujajar Milik Hendrik Irawan Gelar Pengajian Hadirkan Ustadz Deri Sulaiman

Bandung Barat, Berita Jejak Fakta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Azura Berkah Rezeki menyelenggarakan pengajian tausiah, Sabtu 2 Mei 2026 dengan menghadirkan Ustadz Deri Sulaiman.

Bertempat di SPPG Pangauban Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan dihadirkan juga beberapa artis ternama Indonesia di antaranya Elly Sugigi, DJ Amoy Karamoy dan penyanyi dangdut Saiful Jamil.

“Suasana kekeluargaan, kita datang untuk silaturrahmi, ini bukan acara besar-besaran yang di undang juga hanya teman-teman dekat saja. Alhamdulillah ada teman selebritis yang dekat, saya ajakin,” jelas Ustadz Deri Sulaiman

“Pesan saya amanah saja apapun yang Allah sudah mudahkan karena tidak semua orang dapat izin untuk membuat dapur MBG, apa yang sudah Allah kasih manfaatkan sebaik mungkin karena ini niat baik pemerintah, jangan sampai jadi tidak baik karena di kelola oleh orang-orang yang tidak profesional. Kata Rasulullah apabila perbuatan/kegiatan dikerjakan bukan sama orang yang ahlinya maka tinggal tunggu kehancuran, ” terang Ustadz Deri.

Di sisi lain Bang Ipul sapaan akrab Saiful Jamil, berpendapat jika dapur MBGnya bersih dan makanan yang aku coba juga enak, berharap bisa menjadi contoh kalau memang MBG ini terus digalakan harus punya makanan yang benar-benar kualitas baik, harga boleh murah tapi tetap yang namanya cita rasa itu harus tinggi, ” ungkapnya.

Saipul juga berpesan untuk para pemilik dapur MBG. “Untuk para pengusaha MBG yang lainnya kalian jangan hanya menjadi seorang pengusaha tapi kalian juga harus memberikan menu makanan yang benar-benar sehat yang enak. Sayang kalau seandainya tidak enak apalagi itu anggaran negara banyak ke buang jika tidak enak.  Mendingan bikin enak sekalian barokah, jadi darah jadi daging salah satunya MBG punya Aa Hendrik ini enak banget,” kata Bang Ipul.

Apalagi Hendrik backgroundnya katering, sudah paham dan punya hitungan sendiri bagaimana dengan budget low tapi kualitas tetap terjaga.

Ia pun menyoroti, umumnya yang terjadi sekarang ini citra MBG buruk karena banyak yang keracunan.

“Pak Hendrik juga heran kenapa banyak yang keracunan seperti itu, biasanya kalau keracunan makanan yang di sebabkan oleh bakteri basi mungkin tidak separah sampai di infus seperti halnya keracunan zat kimia dan bahkan sampai meninggal itu mustahil juga karena saya juga pernah keracunan makanan paling jatuhnya mual, muntah dan diare karena tidak cocok dengan lambung kita, menurut pak hendrik itu ada perihal lain dan semoga ini tidak terjadi, ” beber Ipul.

Terpenting kata Bang Ipul, mau dari keracunan makanan atau apapun, terpenting amanah.

“Janganlah sampai meracuni satu anak manusia, apalagi membunuh satu manusia sama dengan membunuh manusia yang banyak dan itu pun dalam Al-Qur’an ada, Jadilah pengusaha yang amanah, ” ujarnya.

“Presiden sudah menggelontorkan dana untuk memberikan gizi adik-adik kita yang masih sekolah. Kita dukung dan support yang penting jangan membuang APBN  dengan masak yang tidak enak tetapi masak lah yang enak. Jika tidak mampu bilang tidak mampu, jangan bilang mampu, tau nya menunya asal-asalan, hanya ingin dapat keuntungan saja,” tegas Saiful Jamil.

“Kalian bekerja sebagai pengusaha MBG juga di tuntut untuk memberikan sedekah atau mau ambil untung, jangan terlalu banyak yang penting barokah dan anak -anak, adik-adik kita sehat makannya enak dan sekolahnya jadi semangat, ” ucapnya berpesan.

“Saya bersyukur mudah-mudahan pesan saya untuk Aa Hendrik tetap harus amanah dan harus ada tetap nilai sedekahnya yang penting usaha jangan rugi, untung boleh tetapi jangan banyak-banyak karena kalau makanan yang di makanan seseorang itu enak akhirnya yang makan senang dan bahagia hasil makanannya bergizi dan jiwanya sehat itu kan dapat pahala, ” ucapnya.

“Terimakasih untuk Bapak Presiden dan tolong dikaji ulang mereka pengusaha-pengusaha yang mungkin tidak amanah itu di backlist aja kalau memang MBG itu terus dilanjutkan. Masih banyak pengusaha yang amanah carilah dari background mereka dari katering karena mereka udah paham dan tau jam berapa mereka harus masak terkadang kan makanan untuk pagi hari masak dari kemarin sebelumnya kalau bertahan, kalau tidak bertahan kan jadi basi dan mubajir dan tidak dimakan sama aja buang-buang uang negara, ” jelas Bang Ipul.

Hendrik Irawan saat di wawancarai beberapa awak media, mengungkapkan rasa terimakasihnya untuk rekan-rekan media .

“Yang saya hormati, alhamdulillah tanggapannya positif, yang kedua hanya ingin meminta Do’a kepada Pak Ustadz mudah-mudahan MBG menjadi yang utama untuk anak bangsa kita, tumbuh besar, tumbuh kuat dan untuk Bapak Presiden terimakasih atas program ini, ” ucap Hendrik.

Respon warga sangat bahagia atas kedatangan Ustadz Deri Sulaiman dan para artis, Hendrik juga mengucapkan terimakasih kepada warga yang antusias hadir dengan menyantap  gratismakanan untuk warga dan semuanya yang hadir.

Harapan ke depan semoga SPPG Pangauban menjadi paling terkenal di Indonesia dan menjadi percontohan dan dilirik oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depannya SPPG kami memberi pelayanan yang lebih baik, kualitas menu yang oke dan lebih terjaga. Untuk para netizen jangan pernah bosen untuk mengkritik habis apabila menu kita kurang best seller dan kurang rekomended. Kita selalu perbaiki untuk menjaga kualitas kami karena anak-anak adalah aset bangsa kita yang perlu kita rawat dan kasih gizi sehat dan kuat menuju Indonesia emas,” pungkasnya. (M. SEFTYAN)

Exit mobile version