Pengurus Persikindo Kab Bekasi bberfoto bersama Yakup Hasibuan (Pengacara, CEO Senayan Golf Club, Founder Perqara) dan Istri (Jesika Mila)
Jakarta, Berita Jejak Fakta — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (PERSIKINDO) menghadiri kegiatan Fortune Indonesia Summit 2026 dan memberikan dukungan penuh atas suksesnya sebuah forum nasional bergengsi yang mempertemukan para pemimpin bisnis, pelaku industri, investor, serta pemangku kebijakan dalam membahas arah dan strategi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Kamis(11/02/2026).
Kehadiran PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi dalam forum tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC Kabupaten Bekasi, Frida Tarek, sebagai representasi komitmen organisasi dalam mendorong penguatan kapasitas dan daya saing perempuan pelaku UMKM, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

Fortune Indonesia Summit 2026 menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai isu krusial, antara lain transformasi digital, inovasi dan keberlanjutan usaha, penguatan ekosistem bisnis nasional, serta peran kepemimpinan perempuan dalam pembangunan ekonomi.
Partisipasi PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi merupakan langkah konkret dalam memperluas jejaring kemitraan serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Ketua PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi, Frida Tarek, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum nasional ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan organisasi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota.
“Partisipasi PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi dalam Fortune Indonesia Summit 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk terus beradaptasi dengan dinamika perkembangan ekonomi nasional. Kami berharap melalui forum ini, terbangun sinergi yang kuat guna mendukung pertumbuhan UMKM perempuan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Frida Tarek.

Sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha perempuan di berbagai sektor industri kreatif, PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi secara konsisten menjalankan program pembinaan, pelatihan dan pendampingan usaha guna meningkatkan kualitas produk, manajemen usaha, serta akses pasar bagi anggotanya.
Melalui partisipasi aktif dalam Fortune Indonesia Summit 2026, PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekonomi daerah dan nasional, sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Kehadiran para owner dan pengusaha terkemuka Indonesia serta penganugerahan 40 Under 40th kepada figur-figur muda berprestasi, mencerminkan dinamika positif pertumbuhan kepemimpinan bisnis di Indonesia.
Frida Tarek menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi simbol lahirnya generasi pengusaha muda yang visioner dan berdampak luas.
“Penghargaan 40 Under 40th bukan sekadar pengakuan atas keberhasilan individu, tetapi juga representasi semangat generasi muda Indonesia dalam menghadirkan inovasi, membuka peluang kerja, dan memperkuat fondasi ekonomi nasional. Ini adalah energi baru bagi kemajuan bangsa,” ujar Frida Tarek.

Pengurus PERSIKINDO Kab Bekasi Berfoto Bersama Director of Bank Centra Asia Bapak Santoso
Acara Fortune Indonesia Summit 2026 ini menghadirkan forum diskusi yang berkualitas dan inspiratif. Paparan strategi bisnis, kepemimpinan yang berintegritas, serta pengalaman nyata para pengusaha sukses memberikan wawasan komprehensif mengenai bagaimana membangun usaha yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kami merasakan atmosfer yang sangat konstruktif. Ilmu dan pengalaman yang dibagikan menjadi pembelajaran berharga, khususnya bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif generasi muda dan perempuan pengusaha agar semakin percaya diri dan adaptif menghadapi dinamika ekonomi dan teknologi,”ungkapnya.
PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi berharap forum seperti ini terus berlanjut sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas sektor semua usaha.
Frida Tarek menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha besar dan UMKM agar tercipta ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing.
“Kolaborasi adalah kunci, ketika pengusaha besar dan UMKM saling menguatkan, maka pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan akan semakin nyata untuk pertumbuhan perekonomian di Indonesia,” tutup Frida Tarek.(SF)












