Perusahaan Vendor Proyek Galian SKTM PLN UP 3 Bekasi Berterima kasih atas Kritikan Awak Media dan Lakukan Evaluasi Penerapan K3 di Lapangan

Kota Bekasi, Berita Jejak FaktaPihak perusahaan berinisial A yang merupakan vendor dari UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) PLN Bekasi yang sedang mengerjakan proyek galian Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) mengucapkan terimakasih atas kritikan dan masukannya atas temuan awak media jika para pekerja tidak menggunakan perlengkapan K3 saat bekerja, Kamis (29/01/2026).

Perwakilan dari vendor berinisial SM sudah berkordinasi dengan pihak perusahaan A yang menyampaikan adanya temuan dari awak media terkait hal tersebut.
” Sudah saya sampaikan dan mereka mengucapkan terimakasih dan masukan ini akan menjadi evaluasi dan perbaikan di kemudian hari, ” jelas SM.
Menurut SM, pihak vendor selalu mendukung pelaksanaan K3 di setiap proyeknya dan juga berjanji akan mengawasi dan menerapkan K3 tersebut bagi para pekerjanya, apalagi saat ini proyek tersebut masih berlangsung.
“Perusahaan sebenarnya sudah menerapkan K3 namun jika masih ada kelalaian para pekerja di lapangan, vendor akan segera menegur kordinatornya untuk mendisiplinkan para pekerja, ” ungkap SM.
Seperti diketahui UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) PLN Bekasi yang bertugas langsung memberikan pelayanan kelistrikan, mengelola jaringan distribusi listrik, dan memastikan pasokan listrik andal untuk warga pelanggan di wilayah kerjanya.
Saat ini tampak di lapangan, para pekerja galian sudah menggunakan helm pengaman, sepatu boat serta kelengkapan keamanan pekerja lainnya.
“Tujuan utama Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menurut UU No. 1 Tahun 1970 adalah melindungi pekerja, menjamin keamanan sumber produksi, dan meningkatkan efisiensi. K3 juga bertujuan mencegah kecelakaan atau penyakit akibat kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta memaksimalkan produktivitas tenaga kerja,” ujar Dede, salah satu petugas PT A yang mengawasi jalannya pekerjaan galian tersebut.
Lebih rinci, ia menjabarkan bahwa pihaknya menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja serta orang lain di tempat kerja, termasuk kontraktor atau tamu.
“Kami mengutamakan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK). Memastikan sumber produksi (mesin, bahan, peralatan) digunakan secara aman, efektif, dan efisien serta menjaga kelancaran operasional dan meningkatkan kinerja serta produktivitas nasional,” bebernya.
Di lokasi proyek awak media mencoba konfirmasi ke para pekerja. Mereka mengakui pekerjaan yang saat ini sedang dilakukan dalam kondisi aman dan tidak ada kendala serta tidak mengalami suatu kecelakaan atau cedera apapun.
“Kami bekerja lancar dan aman-aman saja. Tidak ada kecelakaan. Bahkan makan serta istrahat kami tercukupi dan gaji sesuai dengan lelah pekerjaan,” tutur para pekerja galian.
Seperti kita ketahui kepatuhan hukum yakni memenuhi standar keselamatan kerja yang diwajibkan oleh pemerintah dan meningkatkan budaya keselamatan sudah terpenuhi K3 dan diterapkan pada proyek galian itu.
Para pekerja memakai pakaian lengkap sebagaimana layaknya keamanan pekerja untuk meminimalisir risiko, menjamin keselamatan jasmani dan rohani tenaga kerja.
Di lokasi proyek, tanah yang digali dimasukkan langsung ke dalam goni agar tidak berserak. Dan pembatasan pagar kayu diciptakan sedemikian rupa demi keamanan warga sekitar hingga tampak lah kondusif proyek galian tersebut.(SF)
Exit mobile version