Kades Muara Bakti H.Asnawi dan Mustofa Ketua Gapoktan melaksanakan giat pembersihan saluran air atau “Goloran” yang meluap dan merendam area persawahan
Kab Bekasi, Berita Jejak Fakta– Kepala Desa (Kades) Muara Bakti H. Asmawi dan sejumlah pegawai BPD, pengurus RT dan RW serta para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) secara gotong royong dan kompak melaksanakan giat pembersihan saluran air atau “Goloran” yang meluap dan merendam area persawahan hingga seperti lautan.
Kondisi tersebut akibat curah hujan yang tinggi di Dusun II tanggul Kali Jango Cabang Empat, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan pada Sabtu sore (24/1/2026).
Area persawahan menjadi bak lautan tersebut sangat mencemaskan para petani, mengingat bibit padi yang baru saja ditanam (tandur) kini tenggelam sepenuhnya.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Kades Muara Bakti, H. Asmawi, menegaskan bahwa aksi pembersihan saluran ini sangat penting untuk memastikan air bisa segera mengalir dan menyusutkan air di area persawahan.
“Alhamdulillah kami bersama perangkat desa dan warga petani telah melaksanakan giat membersihkan saluran air di tanggul Kali Jango Cabang Empat, sebagai upaya melancarkan air yang merendam persawahan agar mengalir lancar dan menyurutkan air yang merendam sawah warga, ” jelas Kades H. Asnawi.
Sementara Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Muara Bakti, Mustopa, mengatakan kondisi persawahan warga yang banjir seperti lautan itu jika tidak segera diatasi, para petani terancam menderita dan mengalami kerugian.
Ia pun bersyukur dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada Kepala Desa Muara Bakti, H. Asmawi, beserta jajaran perangkat desa yang turun langsung dan merespon cepat untuk mengatasi persoalan yang dihadapi warganya.
“Terima kasih kepada Bapak Kades H. Asmawi yang sudah turun langsung dan bergerak pasca banjir ini. Kami sangat berharap air cepat surut agar tanaman padi kami bisa terselamatkan,” ujarnya.
Tidak hanya area persawahan yag terendam di wilayah RT 16, 17, dan 18 namun pemukiman warga pun turut terendam.
Selain menangani banjir, giat ini juga dimaksudkan sebagai antisipasi ketersediaan air saat musim kering nanti.
Kades H. Asmawi juga menyoroti perlunya perhatian lebih dari pemerintah tingkat kabupaten.
“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi di wilayah kami. Saat ini banjir di RT 16, 17, dan 18 sudah seperti lautan. Semoga cepat surut agar warga kami bisa bertani kembali,” ungkapnya dengan penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Pemerintah Desa Muara Bakti masih terus memantau debit air dan menyiagakan personel untuk membantu warga yang terdampak di titik-titik terparah. (HB)
