Bandung Barat, Berita Jajak Fakta – Menekan dan mencegah potensi kecelakaan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memasang speed bump di sejumlah titik jalan Pangauban, Kecamatan Batujajar, Bandung Barat yang selama ini dikenal rawan kecelakaan lalu lintas.
Upaya ini dilakukan untuk menekan laju kendaraan yang kerap melampaui batas aman serta meningkatkan keselamatan warga di kawasan permukiman, Kamis (27/11/2025).
Speed bump merupakan bentuk rekayasa lalu lintas yang efektif dalam mengendalikan kecepatan kendaraan khususnya di rawan yang sering terjadi kecelakaan.
Pemasangan speed bump ini merupakan upaya yang baik untuk menjaga keselamatan dan meredam potensi gangguan ketertiban di jalan.
Banyak laporan warga soal aksi kebut-kebutan yang bahkan pernah memakan korban dan masyarakat mengeluhkan aksi di beberapa ruas jalan di area sekolah dan permukiman menjadi titik yang sering terjadi insiden kecelakaan.
Didin Muslihuddin, Kasi (Kepala Seksi) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bandung Barat, saat ditemui wartawan BJF di ruang kerjanya, menuturkan beberapa titik priorotas yang di pasang speed bump di Jalan Pangauban sekitar fasilitas umum seperti Sekolah.
“Lokasinya ada di SDN 1 Cibodas, SDN 3 Cibodas dan Yayasan Insan Kamil Batujajar, SMPN 2 Batujajar dan SDN 1 Galanggang dilakukan pemasangan setelah adanya laporan dari warga terkait beberapa insiden yang membahayakan pengguna jalan,”jelasnya.
Pemasangan ini juga merupakan tindak lanjut laporan dari warga Sekolah maupun masyarakat Desa Pangauban mengingat kawasan tersebut cukup padat aktivitas baik pagi maupun malam hari karena sering sekali insiden kecelakaan serta penangan peningkatan keselamatan pengguna jalan berlalu lintas.
“Keberadaan speed bump ini dapat memberikan dampak positif, meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menekan potensi kecelakaan, tentunya kita berharap jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Harus penuh kehati-hatian bagi pengguna jalan roda dua maupun roda empat dan Anak Sekolah saat menyebrang,” pungkasnya.
Harapannya semoga langkah ini bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk masyarakat. (SEFTYAN)
