SMKN 15 Kota Bekasi Wujudkan Sekolah Berkarakter dan Berkelanjutan Lewat Program Zero Waste Food

Bekasi Kota, Berita Jejak Fakta-SMK Negeri 15 Kota Bekasi menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan sekolah berkarakter dan peduli lingkungan melalui program inovatif “Zero Waste Food”.

Program ini menjadi bagian dari implementasi kepemimpinan transformatif Kepala SMK Negeri 15 Kota Bekasi, Dra. Supriatin yang mengantarkannya sebagai peserta Apresiasi GTK Transformatif Tahun 2025 Kemdikdasmen untuk kategori Program Kepemimpinan Sekolah bagi Kepala Sekolah.

Dengan tema “Sekolah Berkarakter dan Berkelanjutan” program Zero Waste Food berfokus pada perubahan perilaku warga sekolah agar lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengelola sampah makanan secara bijak.

Langkah awal dilakukan melalui sosialisasi intensif di media sosial, rapat orang tua, upacara bendera dan pemasangan poster edukatif tentang pentingnya mengurangi sampah makanan.

Dukungan orang tua turut memperkuat kebiasaan positif siswa di rumah. Sekolah kemudian meniadakan tempat sampah sisa makanan dan mewajibkan seluruh warga membawa kantong pribadi atau menggunakan wadah makanan pribadi untuk membawa pulang sisa makanannya.

Setiap hari, siswa membawa bekal dan minuman dalam tumbler lalu sarapan bersama di lapangan sekolah.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, sekolah menyediakan tempat sampah khusus botol dan gelas plastik yang dikelola bersama bank sampah.

Para siswa juga aktif memungut sampah di sekitar lingkungan sekolah setiap hari sebelum pulang, menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Program ini juga diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran kokurikuler seperti proyek pengelolaan sampah dan pembuatan kompos.

Tim kebersihan sekolah melakukan monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan efektif dan berdampak nyata. Hasilnya sangat positif.

Dalam satu semester, jumlah sampah makanan dan plastik berkurang hingga 85%, dan 95% siswa kini konsisten membawa bekal serta tumbler sendiri.

Lingkungan sekolah terlihat lebih bersih, sehat dan nyaman serta mendapatkan banyak apresiasi dari orang tua maupun masyarakat.

Lebih dari sekadar pengelolaan sampah, program ini berhasil membentuk karakter disiplin, jujur, tanggung jawab dan peduli lingkungan pada diri siswa.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Panca Waluya, yang menumbuhkan budaya sekolah berkelanjutan dan berkarakter kuat.

 

Melalui kepemimpinan transformatif, Kepala SMKN 15 KotaBekasi mampu menggerakkan seluruh warga sekolah untuk bersama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lain di Indonesia. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *