Pegiat Lingkungan Kota Bekasi Bentuk FORKOM PROKLIM, Perkuat Kolaborasi Menuju Kota yang Berkelanjutan

Kota Bekasi, Berita Jejak Fakta– Komitmen memperkuat gerakan peduli lingkungan di Kota Bekasi memasuki babak baru, pada Rabu, 8 Juli 2026, para pegiat lingkungan dari berbagai wilayah sepakat membentuk Forum Komunikasi Program Komunitas untuk Iklim (FORKOM PROKLIM) Kota Bekasi dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Rumah Sopan.

Pertemuan yang dihadiri 13 pegiat lingkungan tersebut diawali dengan sesi edukasi bertajuk “Pentingnya Keseimbangan Lingkungan bagi Keberlanjutan Kehidupan di Bumi (Paradigma Gerakan Peduli Lingkungan)” yang disampaikan oleh Sony Teguh Trilaksono.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.

Setelah sesi edukasi, peserta melakukan diskusi untuk merumuskan arah organisasi.

Melalui musyawarah, seluruh peserta menyepakati perubahan nama FORSA PROKLIM menjadi FORKOM PROKLIM (Forum Komunikasi Program Komunitas untuk Iklim).

Forum ini juga ditetapkan berbentuk perkumpulan sebagai wadah resmi yang menghimpun para pegiat lingkungan di Kota Bekasi.

Pembentukan FORKOM PROKLIM bertujuan menjadi sarana komunikasi dan kerja sama antarkomunitas peduli lingkungan sehingga tercipta sinergi dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Selain itu, forum ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan antarpegiat lingkungan yang memiliki visi dan misi yang sama, menghimpun berbagai potensi untuk melakukan edukasi, aksi nyata, kolaborasi, serta pendampingan Program Kampung Iklim (ProKlim).

“Sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan organisasi dan gerakan lingkungan, ” jelas  Ahmad Kosasih selaku Koordinator Perencanaan dan Pelaksana Kegiatan.

Pemilihan pengurus inti dipandu oleh Lala Gozali secara musyawarah mufakat. Seluruh peserta kemudian menyepakati susunan pengurus Forum Komunikasi Program Komunitas untuk Iklim Kota Bekasi Periode 2026–2029.

Sebagai Pembina ditetapkan Wali Kota Bekasi, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menjadi Pembina Teknis. Dewan Pakar terdiri atas Sony Teguh Trilaksono, Lala Gozali, Soelistyo Haryono, dan Faisal M. Taufiq.

Adapun kepengurusan inti menetapkan Lestya Dewi Ratnawati sebagai Ketua, Lia Rosalina sebagai Sekretaris, dan Ma’mur sebagai Bendahara.

Untuk mendukung program kerja organisasi, dibentuk beberapa bidang, yaitu Bidang Kemitraan dan Kerja Sama yang dikoordinatori Eko Purwanto, Bidang Perencanaan dan Pelaksanaan Program Kegiatan yang dikoordinatori Ahmad Kosasih, serta Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Konsultasi yang dikoordinatori Abdul Rosid.

Ketua terpilih, Lestya Dewi Ratnawati, menyampaikan bahwa FORKOM PROKLIM diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi seluruh pegiat lingkungan di Kota Bekasi.

“Kami ingin membangun gerakan yang inklusif, saling menguatkan, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Pembentukan FORKOM PROKLIM menjadi tonggak penting dalam memperkuat jaringan komunitas peduli lingkungan di Kota Bekasi.

Dengan semangat kolaborasi, forum ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta mengakselerasi pelaksanaan Program Kampung Iklim hingga tingkat RW sebagai fondasi menuju Kota Bekasi yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha