Bandung Barat, Berita Jejak Fakta -Program kegiatan adiwiyata adalah pelestarian lingkungan hidup di sekolah yang bertujuan untuk membentuk warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
SMP Negri 1Cipatat satuan Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kabupaten Bandung Barat (KBB),sedang menyiapkan lomba Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2027 yang akan datang.
Kegiatan ini mencakup empat aspek utama: kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana ramah lingkungan, Senin (18/05/2026).
Kepala Sekolah SMP Negri 1 Cipatat H. Nurdin Suparman S.Pd, M.Pd. menuturkan, pertama kegiatan Adiwiyata tingkat Nasional itu saat ini programnya menjadi program pembiasaan di sekolah, dari mulai kedisiplinan dalam belajar, berpakaian, berperilaku, bersikap di sekolah itu harus menjadi sebuah kebiasaan.
Yang kedua kegiatan melestarikan lingkungan dari mulai menghijaukan lingkungan, menanam, memupuk, memelihara tumbuh-tumbuhan sehingga kedepan sekolah itu menjadi sekolah yang adem, sejuk dan nyaman yang membuat para siswa dan gurunya itu betah belajar di sekolah sesuai dengan visi misi sekolah.
“Ketiga sekolah itu harus menjadi sebuah tempat yang memberikan kenyamanan ketenangan, ketentraman kebahagiaan baik kepada subjek belajar maupun kepada subjek pendidikan sehingga betul-betul sekolah itu menjadi suatu tempat harapan semua orang bisa hadir dan datang bisa bekerja berkolaborasi di sekolah, salah satu diantaranya Program DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang masuk di lembaga sekolah, ” ucapnya.

Menurtnya, hal ini juga baru sebuah ide bagus dari kalangan para pemimpin agar masalah lingkungan ini bukan hanya masalah pekerjaan dinas lingkungan dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Tapi juga menjadi tanggung jawab semua bagian termasuk generasi muda yang ada di sekolah.
“Permohonan dari sekolah, saya selaku praktisi pendidikan jadi lembaga-lembaga jangan hanya menitipkan program ke sekolah tetapi menitipkan juga anggarannya, “ungkap Nurdin Suparman.
Program pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang dititipkan ke sekolah itu banyak, saat ini salah satu contoh kegiatan Adiwiyata dalam bidang lingkungan, kemudian titipan kegiatan dari Dinas Disdukcapil salah satu diantaranya sekolah siaga kependudukan.
Kemudian ada dari Dinas penanggulangan kebencanaan memberikan pendidikan dan memberikan sosialisasi tentang siaga bencana kepada anak siswa.
Ini adalah hal-hal yang sebenarnya dulu tidak ada di sekolah dan sekarang ada dan harus diberikan pemahaman dan pelatihan kepada anak-anak.
Wajib setiap sekolah harus melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut harus bisa menyampaikannya kepada siswa salah satu program edukasi untuk Siswa.
Ia berharap, Adiwiyata ini anggaran kedepan untuk sekolah yang mendapatkan program-program itu di bantu juga dengan anggaran kegiatannya.
Bantuan Operasional itu sekarang terserap ke kegiatan yang dititipkan oleh Dinas-Dinas terkait. Kami menyiapkan anggaran Bantuan Operasional itu untuk teknis edukatif kependidikan, sekarang harus di bagi menjadi banyak bagian dan itu semua harus terlaksana.
“Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa teratasi sehingga seluruh kegiatan yang dititipkan oleh Dinas-dinas tadi selain Dinas Pendidikan kami masih mampu dan bisa menyisihkan anggaran untuk pelaksanan kegiatan tersebut salah satunya di SMP Negri 1 Cipatat , tentang kiat mempersiapkan sekolah adiwiyata tingkat Nasional, “ungkapnya.
Diantaranya pembiasaan para siswa tiap kelas punya taman di depan kelas dan dipelihara di pupuk kemudian tumbuh-tumbuhan nya harus tetap subur dan juga lingkungannya. Sekarang sudah mulai hijau tumbuhan dari mulai buah-buahan pepohonan rindang, dari sisi sanitasi kami juga perbaiki sedikit demi sedikit sanitasi air disekolah, WC, MCK dipersiapkan dan kebersihan WC guru dan siswa untuk percontohan sekolah di Bandung Barat.
Tahun lalu tingkat Kabupaten kita masuk kedalam jumlah 120 sekolah, kita lolos ke tingkat Provinsi dan untuk tingkat Nasional lulus lima sekolah termasuk SMPN 1 Cipatat, ada SMP, SD, MI, MA, TK/Paud. Ini sekolah-sekolah yang di seleksi oleh tingkat Provinsi untuk tingkat Nasional yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
“Salah satunya SMPN 1 Cipatat mewakili Bandung Barat untuk mempersiapkan 2 tahun ke depan agar sekolah ini bisa masuk di level adiwiyata tingkat Nasional,” Pungkas H. Nurdin Suparman Kepala SMPN 1 Cipatat. (Gon/ Septyan)












