Banjir di Pantai Harapan Jaya Aktivitas Warga Terganggu, Bahan Makanan Mulai Menipis

Kab Bekasi, Berita Jejak Fakta– Intensitas hujan yang tinggi disertai luapan air sungai kembali merendam wilayah Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Salah satu titik terparah terpantau di Desa Pantai Harapan Jaya, di mana akses utama jalan di depan kantor desa kini terendam air, Sabtu (17/01/2026).

“Jalan di depan kantor desa sudah seperti sungai. Aktivitas warga benar-benar terhambat, bahkan untuk sekadar membeli kebutuhan pokok saja sulit karena motor tidak bisa lewat,” ujar salah satu warga bernama Aris Jamaludin kepada awak media.

Aris Jamaludin mengatakan
aktivitas warga terganggu akibat ketinggian air yang merendam jalan utama mencapai 50 sentimeter sampai 1 meter sejak kemarin sampai hari ini.
Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas bahkan air mulai memasuki pemukiman warga dan area persawahan yang menjadi sumber mata pencaharian utama penduduk setempat.
Warga Membutuhkan Bantuan Mendesak
 
Hingga saat ini, warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil menjaga barang-barang berharga namun persediaan bahan logistik mulai menipis.
“Warga kesulitan membeli bahan makanan mengingat medan yang sulit dijangkau. Untuk itu bantuan dari para dermawan maupun pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi sangat dinantikan,”ungkap Aris.
Adapun kebutuhan bahan makanan mendesak yang diperlukan warga saat ini antara lain; Sembako (beras,mie instan, sarden dan air bersih), perlengkapan bayi (susu, popok, dan bubur bayi).
Serta obat-obatan (obat gatal, diare dan vitamin) begitu juga pakaian layak pakai dan selimut.
Panggilan untuk Para Dermawan
Kondisi banjir yang terjadi di Pantai Harapan Jaya membutuhkan perhatian khusus. Mengingat lokasi Muara Gembong yang berada di ujung utara Kabupaten Bekasi akibatnya seringkali bantuan datang terlambat karena kendala akses yang tidak memadai.
Warga korban banjir berharap para dermawan, komunitas kemanusiaan, maupun instansi terkait dapat segera turun ke lokasi banjir untuk menyalurkan bantuan.
Apalagi ketidakpastian cuaca dalam beberapa hari ke depan menambah kekhawatiran warga akan banjir susulan yang lebih besar.
“Kami sangat membutuhkan uluran tangan. Saat ini air belum surut, dan kami khawatir jika hujan turun lagi malam ini, kondisi akan semakin parah,” pungkasnya. (HB) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha